Rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, dan pendaftaran merek
Rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, dan pendaftaran merek pembalap baru LCR Honda Castrol, Alex Marquez, terancam harus berlaga tanpa kru chief masing-masing di MotoGP Qatar yang diadakan di Circuit Losail, 26-28 Maret. Masalahnya kru chief mereka sama memperoleh hasil test PCR yang reaktif.
Berita ini tiba terlebih dahulu dari https://daftarmerekdagang.com/ tim Yamaha. Pada Kamis (25/3/2021), saat sebelum jalani pendaftaran merek sesion pengambilan foto di grid, Vinales akui ke Jatuh.net jika Esteban Garcia memperoleh hasil test PCR yang rancu. Akhirnya, Garcia harus jalani karantina mandiri di hotel dan tidak turut krunya ke circuit.
Seperti ketentuan yang ada, seorang yang memperoleh hasil test PCR rancu harus menanti 48 jam untuk jalani test PCR ke-2 . Bila hasilnya negatif, karena itu Garcia dibolehkan kembali bekerja di circuit pada Minggu (28/3/2021) kelak.
"Esteban memperoleh hasil yang tidak positif dan tidak negatif (Covid-19). Saya pikir istilah yang pas ialah 'reaktif'. Dia ditest ulangi tempo pendaftaran merek hari (Rabu) dan hasilnya negatif, tetapi dia tetap harus karantina mandiri sampai Sabtu. Maka saya pikir dia dapat tiba pada tanggal 28 untuk membalap," tutur Vinales.
Walau demikian, pembalap Spanyol ini tidak ingin memusingkan. "Kami masih berbicara, jadi untuk kami ini tidak akan jadi permasalahan pendaftaran merek. Kami ketahui Esteban akan memberikan dukungan kami, minimal dari hotel. Kami telah jalani banyak lap dalam eksperimen, jadi kami tidak punyai banyak piranti kembali untuk dicoba," lanjut Hebat Gun.
"Kami harus jalani lap dalam latihan, pahami tracknya, cari langkah supaya meluncur bisa lebih cepat. Tetapi tidak beberapa hal yang lain harus kami coba. Benar-benar sayang team kami tidak komplet, tetapi kami benar-benar tenang karena hasil test Esteban negatif, jadi crew kami yang lain baik saja," bebernya.
Komentar
Posting Komentar